CERPEN : CERITA CINTA DARI BANGKA

Aku duduk di hamparan pasir putih, Pantai Pasir Padi. Menerawang ke angkasa luas yang diselimuti bias jingga sinar matahari sore. Angin laut meliuk-liuk membelai kulit dan memenuhi paru-paruku dengan kedamaian yang dibawanya. Hatiku bergemuruh seperti gejolak ombak Selat Gaspar yang menghempas batu karang. Sesekali kecipak airnya membasahi kakiku yang aku julurkan ke samudra. Gerombolan Camar Laut yang menerobos awan-awan putih seperti bintik kerinduanku dengan Kota Yogyakarta. Di ujung timur siluet perahu nelayan merapat ke dermaga yang sesekali terlihat oleng karena deburan ombak. Pikiranku melayang memutar ulang memori kehidupan di bumi Sepintu Sedulang.

-::::-

“Kabar baiklah di Bangka?”, sapa Argi pagi ini. Ia adalah sahabat yang paling care padaku. Sikapnya yang selalu percaya diri dengan mata penuh keceriaan dan murah senyum cocok dengan postur tubuh sedangnya. Satu cirri khasnya, rambutnya disisir berdiri dengan sedikit wax agar tahan lama.

“Baik hari ini”, aku menjawab dengan kububuhi senyuman.

Hari ini adalah hari ke enam aku menginjak kaki di Pulau Bangka dan hari pertama menginjak lantai di suang kelas SMK ini. Kesan pertamanya adalah berantakan. Bagaimana tidak?. Bangku-bangku reot ditumpuk dan dirapatkan dibagian belakang kelas. Sedangkan buku-buku pelajaran tahun 1990 yang berbau apek di tata dirak depan kelas hingga langit-langit. Aku mendekati tumpukan buku ini dan debu tebal mengaburkan gambar sampulnya, bahkan debunya beterbangan mengotori udara ketika nafasku menyentuh buku tersebut sehingga aku sempat terbatuk-batuk.

“Kris, kamu gak papa kan!”Argi menanyaiku.

“Ndak, ku ndak papa kok. Ar, ni mang dulu ruang apa?”logat Bangka ku keluar.

“Katanya sih gudang perpustakaan. Tuh bangku-bangku perpus reot dan buku- buku jadulnya”

Benar dugaanku, ini adalah gudang yang gagal disulap menjadi ruang kelas. Aku memandang langit-langit yang bercendawan hitam karena terkena rembesan air hujan, dan sudut-sudutnya berlubang dengan diameter mungkin 16 cm.

“Pagi Kris, eh kmarin kamu ke Parai ya??? Wah asik dung!”,

Ode baru saja masuk ruangan ini dan menginterogasiku dengan pertanyaannya. Memang sih kemarin aku dan Eki, saudara ku pergi ke Pantai Parai yang merupakan pantai yang memesona. Bahkan sudah dikelola secara maksimal oleh pemerintah setempat. Tidak hanya pantainya, tetapi infrastruktur sekunder juga dibangun. Seperti penginapan, restoran, tempat ibadah, dll.

“Iya kmarin ku kesana. Pantainya indah, kayak di Bali. Terus fasilitasnya lengkap”

“Tapi sayang, kamu ndak mersakan hangat sumber air panas di… ”

Belum selesai Ode menyelesaikan kalimatnya, seorang cewek berlalu dihadapan kami. Aku tertegun pada kesombongan dan keanggunan yang memikat secara bersamaan dalam momentum yang sama.

“Busyet!! Sombomg kali neng!”Argi nyeletuk dan aku yakin suaranya didengar cewek itu.

“Itu tadi Mega. Cewek melayu paling asoy disekolah ini ”Ode memberitahuku.

Aku tak mengelak pernyataannya . Tingginya mungkin 160 cm dengan postur tubuh ideal, atau seksi menurut fersiku. Rambutnya lurus sebahu yang diurai bak mayang. Kulitnya putih, mungkin keturunan Cina. Kalau berjalan berjingkat-jingkat seperti peragawati yang sedang action di Catwalk. Bola matanya hitam memancarkan kenaggunan, hidungnya sedikit lancip dan murah senyum memancarkan kesombongan. Wajahnya bulat telor dan tampak serasi dengan bentuk tubuhnya.

-::::-

Mungkin jerat setan lebih rapat dari jaring laba-laba, dan lebih lengket dari lem kayu. Tapi ikatan persahabatan melebihi kekuatan ikatan partikel pada besi, dan lebih lengket dari nyawa yang bersemayam dalam tubuh. Itulah mungkin gambaran persahabatanku. Bahkan kadang-kadang melupakan nalar dan norma demi bersama dengan mereka.

Kejadian ini berlangsung saat istirahat pertama hari Kamis, setelah berkenalan dengan Mega. Aku, Argi, Ode, dan Tyo pada awalnya hanya ingin menambah waktu istirahat. Tapi karena masih pusing setelah pelajaran matematika kami justru lupa, dan semakin keasikan makan di kantin. Sebenarnya ini semua adalah prakarsa Tyo, siswa paling malas di sekolahku. Tapi aku tidak menyalahkannya karena aku, secara tidak langsung mendukung rencana sahabatku ini.

“Argi, yuk kembali kekelas. Dah masuk ni kayaknya”aku memulai pembicaraan.

“Ntar Kris! Kepala masih pusing ni habis plajaran matematika”

“Benar, tunggu barang sejenak lah Kris! Lagian Bu Tari galaknya minta ampun kalau mengajar”Tyo menimpali.

Okelah tidak apa kalau cuma terlmbat masuk kelas lima sampai sepuluh menit. Dari barat kantin beberapa siswa putri berjalan agak cepat, dan sepertinya agak cemas.

“Wah, gadis melayu ni mau kemane kok seperti dikejar anjing” Bang Tatang, penjaga kantin menegurnya.

“Ini Bang, ada anak kelas dua pinsan.” Sahut cewek yang berjalan paling depan.

“Emang siapa Ayu?”

Ayu disini berarti Neng-bhs Sunda, Jeng-bhs Jawa.

“Itu, katanya sih namanya Mega. Anak TKJ”

Mendengar nama itu, aku menjadi terkejut. Bukankah beberapa menit yang lalu ia sedang di ruang kelas (mirip gudang) itu. Aku semakun penasaran dan ingin menengoknya. Temanku pun sepertinya sepemikiran denganku.

“Ode, yuk kite nengok si Mega !”Argi bertanya.

“Okelah. Biarlah Bu Tuti, aku malas mendengar ocehannya”Ode menjawab.

Kata teman-temanku Bu Tuti seperti singa padang pasir. .0

“Tunggu Sobat, aku mau ke kelas” Tyo sepertinya tidak setuju.

“Tyo! Kamu jangan gitu. Kamu gak kompak. Gak biasanya kamu sadar”ode bersungut sungut.

“Biarin aja, nanti ku kasih tau ke Bu Tuti kalao kalian kerjanya jenguk orang sakit. Tapi, kalau kalian mau membantuku keluar dari Satpam, ku gak bocorin deh”

Tyo merayu kami.

……………………………………………………………………………………………………………………………………………….lom selesai critanya.

Advertisements

PELAJAR SUDAH SIAP TERIMA RAPOT

Yogyakarta. Sebagai pelajar tentunya mendapat rapot merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap semester (6 bulan). Namun yang menjadi permasalahan disini bukanlah menerima atau tidak menerima rapot, tetapi nilai yang dicantumkan guru dalam rapot tersebut.

Permasalahan tersebut cukup membuat hati dag-dig-dug. Pasalnya nilai yang tercantum merupakan hasil jerih payah kita selama 1 semester. Bahkan sebagian orang memandang kepandaian dan kerajinan anaknya dapat dilihat dari nilai rapot.  Alhasil rapot dipandang sebagai titik tujuan dari kegiatan selama satu semester.

Sebagian besar siswa memandang rapot sebagai tumpuan apakah akan mendapat pujian atau omelan. Namun sebenarnya ada satu hal yang harus diperhatikan mengingat nilai rapot tersebut. Yaitu, bahwa rapot merupakan hasil penilaian guru selama satu semester. Sehingga tidak usah khawatir dengan pemberian nilai oleh guru, karena nilai tersebut dapat dilihat dari keseharian siswa tersebut. Sehingga kita dapat memprediksi nilai yang akan kita peroleh.

Lalu tindakan apa yang dapat kita lakukan bila mengetahui/berfirasat nilai semester ini lebih buruk dari nilai rapot semester yang lalu????? Berikut saran penulis mengenai masalah ini:

1. Jangan terlalu memikirkan nilai yang didapat. Tetapi pikirkan hal   luar biasa yang telah kamu lalui untuk memperoleh nilai tersebut.

2. Mulailah memikirkan cara agar nilai pelajaran yang kurang baik dapat meningkat disemester depan.

3. Terus berusaha, tingkatkan kegiatan positif yang telah kamu lakukan.

4. Bermimpilah karena mimpi adalah kunci keberhasilan di dunia(laskar pelangi)

5. Menjadwal kegiatan utama dalam 1 semester kadepan.

Mungkin ini adalah beberpa tips yang dapat kitalakukan. Bila anda memiliki tips lain yang lebih jitu, kirim melalui komen ya!!!!!>penulis<.

MEMBAGI WAKTU = PENTING

YOGYA. Kadang kala kita menyepelekan waktu dan menyia-nyiakannya. Sering kita menganggap bahwa waktu adalah sesuatu hal yang tidak memiliki nilai untuk dihargai. Namun sebenarnya waktu adalah kesempatan yang tidak akan datang dua kali dalam hidup yang kita jalani. Dan seseorang akan menyesal karena telah menyia-nyiakan waktu ketika hanya memiliki waktu sempit untuk dijalani.

Paragraf diatas muncul dalam benak penulis karena dalam beberapa hari terakhir penulis dituntut untuk menyelasaikan tugas sekolah. Tugas yang tentunya harus dikumpulkan karena merupakan laporan yang digunakan untuk penilaian  raport. Betul-betul menyesal telah menyepelekan waktu.

Beberapa hari yang lalu penulis pulang dari Pangkalpinang, dalam rangka pertukaran pelajar. Setelah sampai disekolah banyak sekali ulangan dan tugas yang harus segera diselesaikan. Saat itu penulis berfikir, ” Masih ada waktu besok kalau tidak waktu hari ini.” Begitulah angan-angan penulis selama ini. Namun kenyataannya terbalik dengan angan-angan tersebut.

Tugas yang harus diselesaikan bukan semakin mudah, namun justru semakin berat karena ada tugas lain yang diberikan guru dan harus diselesaikan. Satu hal lagi yang meperparah keadaan. Penulis masih merasa santai dengan semua tugas dan yakin mampu menyelesaikan tugas, sedangkan penulis tidak melakukan sesuatu hal pun.

Sebagai akibat dari hal tersebut penulis harus membanting tulang, memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk menyelesaikan tugas. Karena harus menyelesaikan tugas sebelum batas akhir pengumpulan tugas, yang tinggal beberapa hari. Bahkan dalam mimpi masih terpikir tugas yang harus diselesaikan.

Satu hal yang perlu diperhatikan dalam masalah diatas: selesaikan tugas secepat mungkin, gunakan waktu seminimal mungkin. Jangan pernah menunda tugas, dan…………anda berhasil mengurangi masalah di masa yang akan datang.

THANK’S TO ALL

Tiada ucapan yang pantas saya ucapkan selain ucapan terimakasih kepada:

1. Pemerintah Kota Yogyakarta, yan telah memberi kepercayaan kepada saya untuk mengikuti pertukaran pelajar.

2. Keluargaku, Ayahku, Ibuku, adikku, dan seluruh keluarga di Yogyakarta.

3.Untuk EKI FEMITRA PRATAMA, saudaraku dan keluarga di Selindung Baru, yang telah banyak membantuku di Pangkalpinang.

4. Teman2 ku di MAN GANDEKAN, Bantul(Dek fifin, dika, yuni, sari, dkk)    dan teman2 ku di SMK N 2 Yogyakarta (Mega, tami, MAS Gun,dkk),serta teman teman di SMK N 2 Pangkalpinang(Eki, Ode, Argi, Dede, Sawa, Winsi, Tio, dkk)

Terimakasih juga kepada Para Guru yang telah membantuku. Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih yang tidak sebanding dengan pengorbanan yang telah diberikan untuk saya, dan mohon maaf atas kesalahan selama ini.

OLEH-OLEH PERTUKARAN PELAJAR DARI PANGKALPINANG

Yogyakarta. Pertukaran pelajar merupakan salah satu program yang dilakukan Pemerintah Daerah Kota Yogyakarta untuk mempererat rasa nasionalisme. Pertukaran pelajar juga bermanfaat untuk membandingkan kualitas dan kuantitas pendidikan di Yogyakarta dengan tempat tujuan(dalam hal ini Kota Pangkalpinang).

Pertukaran pelajar tersebut sudah dimulai sejak tanggal 19 november 2008 sampai dengan tanggal 2 desember 2008. Pertukaran pelajar ini diikuti oleh 20 siswa SMA negeri dan Swasta, serta SMK N di Kota Yogyakarta.

KEGIATAN YANG DILAKUKAN

1. Kegiatan utama dari seorang peserta pertuakran pelajar adalah belajar disekolah. Dalam hal ini adalah sekolah tujuan(penulis berada di SMK N 2 Pangkalpinang). Tidak hanya belajar, tetapi harus mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan disekolah tujuan. Seperti kegiatan OSIS, PMR, Futsal, Basket, ROhis, ataupunkegiatan ekskul lain. Disini tugas seorang peserta pertukaran pelajar adalah sharing pengalaman organisasi, termasuk program kerja Osis SMk 2 Yk.

2. Pengenalan budaya merupakan kegiatan lain yang dilakukan. Yaitu kita berlatih kebudayaan daerah setempat(tari campa, pangkalpinang). Bahkan kita mendpat undangan untuk menyemarakkan Bujang-Dayang(seperti dimas-diajeng di Yk).

3. Mengunjungi Instansi pendidikan, dlam hal ini adalah Dinas Pendidikan Kota pangkalpinang. Tujuan dari kegiatan ini adlah untuk mengetahui peran serta pemerintah Pangkalpinang dalam memajukan pendidikan.

4. Kunjungan wisata, mengunjungi berbagai objek wisata di Kota Pangkalpinang. Seperti pantai Parai, Pantai pasirpadi, dan beberapa tempat lain yang mengasikkan.

Masih banyak kegiatan lain yang dilakukan peserta pertukaran pelajar Yogyakarta-Pangkalpinang yang tidak saya sebut disini. Namun satuhal utama yang harus kita lakukan. Yaitu adaptasi dan asimilasi dengan keadaan sekitar yang tentunya berbeda dengan lokasi saya(SMK N 2 Yk, DI Yogyakarta).

Sebagai kesimpulan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita, tidak hanya pengalaman dalam lingkup pendidikan namun juga pengalaman hidup yang belum kita temukan sebelumnya. Dan tentunya menyenangkan.

Gimana Lebarannya?

Wah sudah sebulan kita berpuasa, saatnya menyambut kemenangan sejati. Tentunya banyak kesalahan dan dosa yang sudah kita perbuat. Mohon Maaf Lahir dan Batin ya…..!

Dalam menyambut lebaran tentunya banyak kegiatan menarik disekitar kita. Salah satu kegiatan yang dilakukan ditempat penulis adalah kegiatan “Takbiran” yang sering disebut Takbir keliling. Yaitu mengumandangkan takbir sambil berkeliling kampung atau desa. Banyak sekali manfaat dari kegiatan ini. Seperti mempererat tali persahabatan dengan teman, sebagai refreshing, dan lebih mengetahui lingkungan sekitar disamping sebagai dakwah (beneran nih…..).

Sekalilagi mohon maaf lahir dan batin yaaaa…..

SELAMAT HARI LEBARAN MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

KARYA ILMIAH REMAJA “STEMSA” tidak hanya penelitian !!

YOGYAKARTA.STEMSA. Karya Ilmiah Remaja atau sering disebut KIR merupakan salah satu organisasi yang bergerak dibidang penelitian. Banyak sekali manfaat yang diperoleh anggota daro organisasi KIR. Seperti mengembangkan kretifitas, memperkaya ilmu tentang penelitian dan masih banyak lagi.

Namun sedikit berbeda tentang KIR SMK N 2 Yogyakarta. Visi yang menyemangati para anggotanya adalah “SECRET NEVER DIE”. Secret disini berarti Stemsa (STM 1 Yogyakarta, nama lain SMK N 2 Yogyakarta) Crew Technik. Jadi visinya adalah Tim Tekhnik SMK N 2 Yogyakarta yang tak pernah mati. Dalam organisasi ini terdapat dua tim utama yaitu tim penelitian dan tim jurnalistik, yang masing-masing tim dipimpin seorang koordinator dibawah kepemimpinan ketua umum. Namun tidak ada pembatasan antara anggota yang ingin mengikuti penelitian atau jurnalistik. Pembentukan kedua koordinator ini sebagai bentuk pertanggungjawaban KIR dalam pembentukan program kerja. 

Tim penelitian sebagian besar melakukan kegiatan penelitian mulai dari bidang sosial, pengetahuan alam, bahkan penerapan tehnologi tepat guna.

Sedangkan tim jurnalistik berkecimpung dalam bidang kejurnalistikan. Seperti membuat majalah dinding, membuat artikel tentang sekolah dan kegiatan lain. Bahkan pengembangan dari kegiatan ini, tim jurnalistik sudah bekerja sama dengan salah satu surat kabar di Kota Yogyakarta dalam pemublikasian artikel mengenai sekolah.

Namun ada hal yang disayangkan dari organisasi ini. Yaitu para anggota dan pengurusnya. Sangat ironis kalau organisasi yang mempublikasikan sekolah dan mempunyai manfaat besar dalam pengembangan kreatifitas  justru hanya memiliki sedikit anggota aktif. Menurut para pengurus harian KIR, anggota KIR sebenarnya banyak namun semakin lama hanya ada enam pengurus yang aktif. Lalu yang lainnya kemana? (patut diteliti alasan para anggota).

Satu pelajaran yang dapat kita petik dari organisasi KIR STEMSA. Yaitu kita harus konsisten dengan segala konsekwensi dan akibat dari semua pilihan yang kita ambil. Kalau sudah memilih sebuah organisasi seharusnya kita turut aktif memajukan dan mengembangkannya, bukan hanya numpang nama tanpa bukti.

Pesantren RAMADHAN: Tambah Ilmu dan Tambah Pahala

YOGYAKARTA.Rohis. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang dinanti setiap muslim. Bukan karena pahalanya namun juga karena kewajiban kita sebagai muslim untuk berpuasa. Sebagai pelajar tentu mempunyai banyak rencana kegiatan untuk mengisi bulan Ramadhan agar tidak berlalu tanpa makna.

Begitu pula Kerohanian Islam (ROHIS) Kharisma, SMK 2 YOGYAKARTA mempunyai program kerja untuk melaksanakan Pesantren Ramadhan. Sedang tema yang diambil adalah”Bersihkan Hati Raih Kemenangan Sejati”. Tema ini diambil dengan harapan agar semua peserta pesantren Ramadhan dapat mendalami dan memahami bulan Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dan digunakan untuk bertaubat sehingga memperoleh kemenangan sejati.

Dalam pesantran ini , pesertanya adalah siswa kelas X sementara siswa kelas XI dan XII sebagai panitia. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, dan karena siswa kelas X SMK 2 Yogyakarta terdiri dari 23 kelas dan masing-masing kelas terdapat 36 siswa maka acara ini dibagi dalam 3 kloter. Acara ini berlangsung tanggal 8-13 September 2008. Banyak acara yang dilakukan dalam pesantren Ramadhan ini.

Acara yang paling menarik menurut siswa adalah acara MABIT(Malam Bina Iman dan Taqwa). Kegiatan yang dilakukan adalah pemberian materi tentang pergaulan remaja yang disertai dengan pemutaran film. Selain itu ada juga acara materi seperti materi tentang ketauhidan, ketaqwaan, akhlaq, dan materi yang lain.

Materi ini disampaikan dengan tujuan para peserta dapat memahami dan menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. Seperti materi tentang penanganan jenazah. Dalam materi ini siswa diberikan pengetahuan mengenai tahap-tahap dalam menangani jenazah. Mulai dari cara memandikan, mengkafani, bahkan tentang pahala yang diperoleh.

Tadarus Al-Quran adalah kegiatan  yang dilaksanakan untuk membiasakan siswa dalam membaca Al-Quran. Juga sebagai kegiatan untuk meningkatkan kefasihan siswa dalam membaca Al-Quran. Ada juga kegiatan malam seperti sholat Tahajud, maupun berdzikir kepada Alloh.

Dalam kegiatan ini Rohis Kharisma bekerja sama dengan PKS(Patroli Keamanan Sekolah) sebagai organisasi yang menangani keamanan dalam acara tersebut. 

Tentunya acara seperti ini sangat bermanfaat bagi para siswa. Selain mengisi waktu dibulan Ramadhan namun kegiatan ini dapat memberi banyak bekal dikemudian hari. Bahkan mampu memotifasi untuk selalu melakukan perbuatan terpuji. penulis 

BELAJAR MELALUI “SELF ACCES STUDY”

YOGYAKARTA.STEMSA. Perkembangan zaman tentu membawa dampak dalam kehidupan manusia dalam berbagai hal. Tidak hanya dalam kehidupan sosial ataupun dalam aspek ekonomi. Namun juga akan membawa dampak dalam perkembangan peralatan dan jasa yang digunakan manusia atau sering kita sebut sebagai perkembangan tehnologi dan komunikasi. Banyak sekali dampak yang ditimbulkan dari perkembangan zaman terutama dalam perkembangan tehnologi dan informasi.

Tidak hanya dampak positif seperti mempermudah komunikasi namun juga memberi dampak negatif seperti munculnya pencuri-pencuri maya(hacker, dsb) 

Perkembangan ini memberi dampak secara kompleks dalam kehidupan manusia. Sebagai contoh adalah dampak tehnologi informasi dalam bidang pendidikan yang sampai sekarang bahkan merupakan kebutuhan bagi kita. Salah satu bentuk dari perkembangan tehnologi dalam pendidikan ini adalah penggunaan internet sebagai guru yang memberi banyak informasi. Bahkan ada yang beranggapan bahwa mencari informasi di Internet lebih ekonomis dan lebih simple dibanding penggunaan buku reverensi. Dalam hal ini penggunaan Self Acces Study (SAS) yang digunakan disetiap sekolah sebagai penunjang pengetahuan tambahan selain pengetahuan dari guru.

SMK N 2 YOGYAKARTA telah menggunakan SAS sebagai fasilitas tambahan yang disediakan sekolah untuk menunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Banyak sekali manfaat dari penggunaan SAS ini. Berikut beberapa manfaat yang diperoleh siswa melalui fasilitas SAS:

  • Sebagai tempat belajar yang mandiri

SAS merupakan jaringan komputer yang terhubung internet sebagai media pencari data terlengkap hampir meliputi seluruh dunia. Sehingga para siswa dapat mengakses banyak pengatahuan tambahan yang tidak diberikan oleh guru mata pelajaran. Bahkan siswa dapat belajar sendiri dengan                 e-learning.

  • Penunjang pengetahuan siswa tentang IT

Hal ini tidaklah mustahil apabila kita lihat dari sudut pandang bahwa semua fasilitas yang disediakan berbasis Informasi Tekhnologi. 

  • Tempat mencari reverensi yang lengkap
  • Melatih keterampilan siswa dalam penggnaan software

Demikianlah beberapa manfaat yang dapat kita peroleh melalui Self Acces Study (SAS). Tidak hanya memberi banyak pengetahuan namun juga memberi peluang untuk mengembangkan kreatifitas.

Newer entries » · « Older entries